lokasi : Lubuk hitam RT. 01 RW. 03 kel. Teluk Kabung Utara Kec. Bungus Teluk Kabung

Korban Hilang :

  1. Dela (P) 21 thn
  2. Felisia Honesti (P) 21 thn
  3. Farulian (L) 21 thn

Ketiganya Mahasiswa UNP Padang Fakultas Teknik Sipil

Waktu kejadian: kira2 pukul 16.00 WIB

Kronologi Kejadian :
Kira2 Pukul 15.00 WIB 16 orang mahasiswa (10 irg laki2 + 6 org perempuan) (15 org mahasiswa UNP dan 1 org Mahasiswa Unand) berrkunjung ke lokasi Wisata Alam Air Terjun 3 Tingkat Lubuk Hitam dengan tujuan berwisata (mandi)

Mereka menaiki tempat wisata tsb mulai dari tingkat 1, terus ketingkat 2 dan terus ke tingkat 3. Pada saat itu hujan sudah mulai turun.
Ketika perjalanan menuju ke tingkat 3, tiba2 air sungai membesar/air bah datang, 4 org dari mereka seketika berjalan ditepi sungai dan hendak menyeberang ke sebelah sungai itu mereka diseret oleh air bah kearah kedalam sungai. 1 org dari 4 org mereka bisa terselamatkan dan 3 org terseret oleh derasnya aliran air sungai lubuk hitam yg banyak batu batuan besar.
Dan sampai saat ini korban ditemukan baru 1 orang a.n Felisia dalam kondisi Meninggal Dunia dan korban lain nya masih dalam proses pencarian.

Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara Polda Sumbar bersama Ditjen Bea dan Cukai Provinsi Sumbar lakukan Patroli Bersama Di perairan Kota padang Sumatera barat, Serta Pulau-Pulau terluar kota padang.

Kegiatan tersebut bertujuan agar terbentuknya sinegritas instansi Maritim untuk menjaga keamanan dan bersama-sama memperkecil pelanggaran hukum dan pidana diwilayah perairan sumatera barat.

Dalam kesempatan tersebut personil Ditpolairud Polda Sumbar dan Ditjen Bea dan Cukai Provinsi Sumbar juga melakukan himbau kesehatan sekaligus pembagian masker kepada pengunjung wisata bahari.

Personil Ditpolairud Polda Sumbar yang sedang BKO Pilkada 2020 di Kepulauan Mentawai melaksanakan pengamanan Pendistribusian Kotak Suara dari Kantor Desa ke TPS-TPS Siberut Kepulauan Mentawai.

Dalam rangka peringatan HUT Polairud ke 70 Tahun 2020, Ditpolairud Polda sumbar melaksanakan bakti sosial pengobatan gratis dan sunatan masal yang berlokasi di mako Ditpolairud Polda Sumbar.

Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sumbar berhasil mengungkap empat kasus pidana dalam kurun waktu tiga bulan terhitung Juli, September dan Oktober 2020 dengan berbagai kasus.

Hal tersebut diungkapkan Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Sumbar, AKBP Arlenawati saat digelarnya konferensi pers penanganan perkara oleh Ditpolairud Polda Sumbar, tadi siang Senin, (2/11) di kantor Subdit Gakkum Jalan Muara Padang.

Sementara, Dirpolairud Polda Sumbar Kombes Pol Sahat M. Hasibuan, S.Ik menjelaskan kasus-kasus yang berhasil diungkap oleh jajarannya.

“Adapun empat kasus yang ditangani oleh jajaran Ditpolairud Polda Sumbar diantaranya pertama kasus pelayaran dan penggunaan surat yang diduga palsu, kedua yaitu kasus pencurian, kemudian kasus narkotika,” ujarnya.

Disebut, pengungkapan kasus pelayaran yakni penggunaan ijazah palsu oleh Nakhoda dan KKM. Dengan tersangka adalah nakhoda TS (51) dan KKM inisial FS (31).

“Ini merupakan pengungkapan kasus pertama di Sumatera Barat,” jelas Dirpolairud Polda Sumbar yang didampingi Wadirpolairud dan Kasubdit Gakkum.

Dikatakan, pengungkapan ini saat Kapal Polisi Ditpolairud tengah melakukan patroli laut. Kemudian melakukan pemeriksaan kapal bernama TB. Solomon Dolphin yang sedang mengandeng Tongkang BG. Jumaerah Bay 2307 dimana kapal tersebut tengah memuat limbah B3 dari Batam ke Padang, Sumatera Barat.

“Ketika memeriksa dokumen kapal, ada ijazah kepelautan yang diduga palsu. Ketika dikoordinasikan dengan lembaga pendidikan, disebutkan bahwa tidak pernah mengeluarkan sertifikat dengan nama tersangka (TS dan FS). Dan tersangka juga tidak pernah melaksanakan pendidikan disana,” ujarnya.

Untuk barang bukti yang diamankan yakni 1 buah kapal boat beserta tongkang, dokumen kapal serta surat ijasah yang diduga palsu.

“Tersangka melanggar Pasal 302 ayat 1 UU Nomor 17 tahun 2008 tentang Pelayaran dan Pasal 263 ayat 2 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara,” sebutnya.

Selanjutnya, kasus lainnya adalah pengungkapan kasus pencurian dan narkoba.

Kasus pencurian dengan Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Pelabuhan Perikanan Bungus. Tersangka datang bersama 3 orang temannya dengan mengambil besi radio komponen (pendeteksi untuk alat pancing) dan blower.

“Satu orang berhasil ditangkap, sedang tiga orang lainnya masih dalam pencarian,” jelasnya.

Kemudian, kasus narkotika dengan dua orang tersangka dengan TKP yang berbeda. Tersangka pertama, kasusnya diungkap dengan barang bukti 31 paket yang diduga sabu. “Narkoba jenis sabu hendak dibawa tersangka ke Mentawai,” ucap Kombes Pol Sahat.

Selanjutnya di TKP Dermaga Perikanan Bungus, dilakukan penangkapan terhadap tersangka AS (36) yang berprofesi sebagai buruh, dengan barang bukti 15 paket sabu dan helm, Handphone, dompet, uang tunai Rp. 48 ribu rupiah.

Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara Polda Sumbar terima Dua Piagam penghargaan sekaligus dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Barat.

Pemberian penghargaan tersebut didasari atas Partisipasi selama ini dalam Membantu Pelaksanaan Kegiatan Pengawasan terhadap Pemanfaatan dan Pengelolaan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan di Wilayah Perairan Provinsi Sumatera Barat dan Partisipasi dalam Tim Matra Laut Pengendalian, Pengawasan dan Penegakan Hukum dalam rangka Percepatan Penanganan Covid-19 di Provinsi Sumbar.

PIAGAM PENGHARGAAN DARI DINAS KELAUTAN DAN PERIKANAN PROVINSI SUMBAR

Dalam upaya menekan kasus Positif Covid-19 di Sumatera Barat, Dirpolairud Polda Sumbar Kombespol Sahat M Hasibuan, S.I.K., M.H pantau sekaligus mengingatkan Pelaku dan pengunjung Wisata Pantai Air manis Padang agar selalu melaksanakan protokol kesehatan di masa pandemi covid-19.


Pada kesempatan ini, Dirpolairud juga mengingatkan Babinsa dan Bhabinkamtibmas di Wilayah Pantai Air manis agar selalu mengingatkan warga nya untuk tetap mematuhi Protokol kesehatan, mengingat kasus reaktif Covid-19 di sumatera Barat, Khususnya di kota padang terus bertambah.

Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara Polda Sumbar menerima penghargaan dari PSDKP Padang “Atas kontribusi memberi dukungan dalam penegakan hukum di bidang pemberantasan mafia kelautan dan perikanan.
(Ilegal Unreported Unregulated Fishing) / UUI) dan Destructive Fishing”.


Penghargaan di terima oleh Direktur Polairud Polda Sumbar Kombespol Sahat M Hasibuan, S.IK., M.H yang di berikan langsung oleh Kepala Pangkalan PSDKP padang Bapak Virgadios Arfatos, S.Pi bertempat di Mako Ditpolairud Polda Sumbar.

Ditpolairud polda Sumbar menghimbau pelaku wisata dan masyarakat pengunjung Wisata Bahari Pantai air manis agar selalu mematuhi protokol kesehatan, seperti mengukur suhu badan, mencuci tangan, dan selalu memakai masker.

dalam kesempatan ini, Personil Ditpolairud polda Sumbar juga membagikan masker kepada pengunjung wisata secara gratis.

Dalam memasuki fase New Normal, dan percepatan pemutusan rantai penyebaran Covid 19, Ditpolairud Polda Sumbar dibawah pimpinan Kombespol Sahat M Hasibuan, S.I.K.,M.H selalu menerapkan Protokol kesehatan di Mako Ditpolairud Polda Sumbar, diantaranya :

  • Mencuci tangan dengan Sabun sebelum memasuki lingkungan Ditpolairud Polda Sumbar.,
  • Menjaga jarak saat pelaksanaan Apel.,
  • Selalu mengecek suhu badan Personil Saat akan memasuki gedung kantor.,
  • menjaga jarak dan menggunakan handsanitizer saat bekerja.